10 PENCETAK GOL TERBANYAK DI AJANG SEPAKBOLA INTERNASIONAL


Posted On Mar 5 2016 by

Pertandingan sepakbola internasional pertama berlangsung pada bulan November 1872 antara timnas Inggris dan Skotlandia, namun tidak ada satupun gol yang lahir dalam pertandingan tersebut dan skor akhir adalah 0-0. Sejak saat itu, pertandingan internasional telah menjadi fenomena dunia.

Permainan ini pun berkembang seiring berjalannya waktu dan menyebar ke seluruh pelosok dunia. Selama beberapa dekade, sepakbola internasional dipandang sebagai puncak dari permainan indah tetapi dengan lahirnya Liga Premier dan Liga Champions, sepakbola pun semakin digandrungi.

Piala Dunia bukan hanya sekedar ajang pertandingan sepakbola terbesar di planet ini, namun ajang ini juga menunjukkan daya tarik yang tak terpungkiri dan mempertaruhkan kehormatan setiap timnas. Mencetak gol untuk timnas adalah kebanggaan terbesar bagi setiap pemain.

Mencetak gol adalah hal yang sangat penting dalam permainan sepakbola dan terkadang salah satu timnas terkuat menemui sejumlah pertandingan yang terlihat mudah sehingga beberapa pemain mereka dapat mencetak gol dengan banyak dalam pertandingan tersebut. Artikel saya kali ini akan membahas tentang banyaknya gol yang telah dicetak, bukan faktor kualitas pemain. Berikut ini adalah 10 pencetak gol terbanyak di ajang sepakbola internasional, diantaranya adalah :

1. Ali Daei – 109 gol

Ali Daei adalah pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepakbola internasional. Legenda sepakbola Iran telah melakoni 149 caps untuk negaranya pada periode 1993 dan 2006 dan membukukan 109 gol. Deai telah menghabiskan sebagian besar karir klubnya di Iran dan pernah menghabiskan waktu 5 tahun untuk bermain di Bundesliga Jerman, terutama pada klub Hertha BSC dan Bayern Munchen.

Ia berhasil memenangkan gelar Bundesliga bersama Munchen dan menjadi pemain pengganti yang tidak digunakan saat klub kesayangannya harus kalah pada ajang final Liga Champions melawan Manchester United tahun 1999. Kala membela Hertha BSC, Daei pernah mencetak gol ke gawang Chelsea dan AC Milan di Liga Champions yang menunjukkan kualitasnya sebagai pemain terbaik saat itu. Ia adalah satu-satunya pemain yang berhasil mencetak 100 gol pada ajang internasional.

2. Ferenc Puskas – 84 gol

Ia adalah legenda sepakbola dan merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah menghiasi dunia sepakbola. Puskas memiliki teknik yang luar biasa, kecerdasan, pemahaman permainan dan kaki kiri yang mematikan. Nama Puskas pernah masuk ke dalam European Player of the Century oleh majalah L’Equipe. Puskas dianggap sebagai pemain Hungaria paling berbakat diantara rekan setimnya dan menghabiskan 23 tahunnya membela klub Budapest Honved dan Real Madrid.

Secara keseluruhan, ia telah memenangkan 10 gelar liga di Hungaria dan Spanyol dan 3 Piala Eropa. Puskas pernah bermain untuk Hungaria dan Spanyol serta mencetak 84 gol dalam 85 laga untuk Hungaria dan tidak ada gol dalam 4 laga bersama Spanyol. Dia mencetak 4 gol bagi Hungaria dang memenangkan piala emas di Olimpiade 1952 dan menjadi pencetak gol terbanyak saat Hungaria memenangkan Piala Eropa Tengah pada tahun 1953.

3. Kunishige Kamamoto – 80 gol

Ia sering disebut sebagai pesepakbola Jepang terbesar sepanjang masa dan Kunishige Kamamoto adalah pencetak gol terbanyak ketiga dalam sejarah sepakbola internasional dengan mengoleksi 80 gol dalam 84 laga untuk Jepang.

Kamamoto menghabiskan seluruh karir klubnya di Yanmar Diesel, dimana dirinya mencetak 262 gol dalam 311 laga sehingga namanya dimasukkan sebagai ‘Best XI’ sebanyak 14 kali, top-scorer sebanyak 7 kali dan pemain terbaik Jepang sebanyak 7 kali. Ia pernah bermain di 2 Olimpiade mewakili Jepang dan memenangkan piala perunggu pada tahun 1968. Setelah mencoba menjadi pelatih sepakbola selama beberapa musim, Kamamoto terjun ke politik pada tahun 1995.

4. Hussein Saeed – 78 gol

Beberapa orang kerap membanding-bandingkan sosok Hussein Saeed dengan Pele dalam hal kemampuan, tetapi dalam hal gol internasional, striker Irak ini telah berhasil satu tingkat dari legenda Brazil tersebut. Saeed bersama Ahmed Radhi sering dianggap sebagai pesepakbola Irak terbaik sepanjang masa. Dia menghabiskan seluruh karir klubnya bersama Baghdadi Al Talaba, di mana ia mencetak 141 gol.

Karir Internasionalnya membentang selama 14 tahun, dimana ia mencetak 78 gol dalam 137 laga untuk Irak dan pensiun dini pada usia 32 tahun karena dibekap cedera yang berkepanjangan. Saeed memenangkan medali emas dengan Irak di Asian Games 1982 serta memenangkan 2 Gulf Cups dan menjadi pencetak gol terbanyak dalam ajang tersebut.

5. Pele – 77 gol

Bisa dibilang jika Pele adalah legenda sepakbola sepanjang masa. Dia telah menjadi ikon dan citra dari sepakbola di seluruh dunia berkat bakatnya yang luar biasa dan kemampuan yang baik kala membela Santos, New York Cosmos dan timnas Brazil. Pele adalah satu-satunya pemain sepakbola dalam sejarah yang berhasil memenangkan 3 kali Piala Dunia.

Ia pertama kali masuk ke dalam ajang Piala Dunia 1958 saat usianya baru menginjak 17 tahun, disini ia mencetak 6 gol dalam 4 laga termasuk 2 gol di final. Pele menambahkan pundi-pundi golnya pada Piala Dunia 1962 dan Piala Dunia 1970 dimana dirinya mencetak total 12 gol dalam 14 laga sehingga jumlah keseluruhan menjadi 77 gol dalam 91 laga untuk timnas Brazil.

6. Sandor Kocsis – 75 gol

Sandor Kocsis telah membukukan sebanyak 75 gol dalam karir internasionalnya. Tidak seperti Abdullah, Kocsis dianggap sebagai legenda sepakbola di seluruh dunia. Bintang Hungaria ini adalah bagian inti dari Generasi Emas Hungaria yang dikenal sebagai ‘Magical Magyar’ dan menjadi pencetak gol tersubur bagi klub dan timnas Hungaria.

Selama bermain selama 23 tahun, Kocsis telah menghabiskan waktu selama 16 tahun untuk membela Hungaria dan 7 tahun di Spanyol bersama Barcelona. Bersama timnas Hungaria, Kocsis mencetak 75 gol dalam 68 laga dan memenangkan Olimpiade pada tahun 1952, Piala Eropa Tengah pada tahun 1953 dan menjadi finalis pada ajang Piala Dunia tahun 1954.

7. Bashar Abdullah – 75 gol

Ia sama sekali tidak ada hubungannya dengan Majed Abdullah. Bashar adalah salah satu pesepakbola terbaik dalam artikel ini. Karirnya bersepakbola telah membentang selama 17 tahun dan ia bermain di liga domestik Kuwait dan Arab Saudi.

Karir internasionalnya berlansung selama 11 tahun dan secara luar biasa, Abdullah mencetak 75 gol dalam 133 laga. Meskipun Kuwait memiliki keberhasilan yang tertunda di panggung dunia, mereka ternyata dapat berhasil dalam kompetisi regional dan memenangkan 2 Gulf Cups serta mencapai semi-final Piala Asia bersama Abdullah yang memimpin barisan.

8. Majed Abdullah – 71 gol

Ia dijuluki sebagai ‘Arab Jewel’, Majed Abdullah secara luas dianggap sebagai pesepakbola Arab Saudi terbaik sepanjang masa dan salah satu pemain terbaik Arab yang pernah menghiasi dunia sepakbola. Sayangnya, Abdullah tidak pernah mendapat kesempatan untuk bersinar di luar Arab Saudi pada level klub dan akhirnya ia harus menghabiskan seluruh sisa karirnya di Saudi Al Nassr FC, dimana dirinya mencetak 260 gol dalam 240 laga. Namun satu hal yang pasti, ia berhasil membuktikan dirinya di tingkat internasional dengan mencetak 71 gol dalam 116 laga untuk timnas Arab Saudi.

9. Miroslav Klose – 71 gol

Seorang striker yang mematikan, Miroslav Klose menekuni karir sepakbola selama 13 tahun bersama timnas Jerman sebelum akhirnya pensiun setelah berakhirnya ajang Piala Dunia 2014. Striker Lazio ini mencetak 71 gol dalam 137 laga untuk timnas Jerman membuatnya menjadi top-scorer terbanyak sepanjang masa untuk negara Jerman.

Ia sudah membukukan 16 gol dalam Piala Dunia dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Untuk karir klub Klose ternyata cukup memuaskan. Ia lahir di Polandia dan telah bermain di 4 ajang Piala Dunia saat membela Jerman. Ia pernah memenangkan Sepatu Perak di Piala Dunia 2002 dan Sepatu Emas di Piala Dunia 2006.

10. Stern John – 70 gol

Wajahnya begitu terlihat akrab bagi para fans sepakbola Inggris dan Amerika Serikat. Stern John adalah striker Trinidad yang memutuskan pensiun pada tahun 2014 dan tak lagi aktif di kancah internasional. Untuk karir klub sepakbolanya, John menghabiskan waktu 2 tahun bermain di AS dan 13 tahun bermain di Inggris sebelum kembali ke Trinidad & Tobago pada tahun 2014.

Dan untuk karir timnasnya, John membukukan 70 gol dalam 115 laga serta membantu negaranya untuk masuk ke dalam ajang Piala Dunia 2006. Antara tahun 1998 dan 1999, John mencetak rekor dengan melesakkan gol di 12 laga internasional secara berturut-turut.

Last Updated on: March 8th, 2016 at 12:04 pm, by


Written by Theron Easterly


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *